bm400de-1

Sekolah BM 400 Depok Buka Pendaftaran Murid Baru

Nikmati Potongan Biaya Hingga Rp5 Juta untuk Pendaftaran Early Bird Oktober 2025

Depok — Sekolah Bakti Mulya 400 Depok resmi membuka pendaftaran siswa baru untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Pendaftaran ini berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Primary (SD), Lower Secondary (SMP), hingga Upper Secondary (SMA). Dalam rangka menyambut gelombang pertama penerimaan peserta didik baru, sekolah memberikan program Early Bird Registration dengan potongan biaya sebesar Rp5.000.000 bagi calon siswa yang mendaftar selama bulan Oktober 2025.

Program potongan biaya ini menjadi salah satu bentuk apresiasi dari Bakti Mulya 400 Depok bagi para orang tua yang memiliki komitmen tinggi terhadap pendidikan anak sejak dini. “Kami ingin memberikan kesempatan terbaik bagi keluarga yang sudah mempercayakan masa depan anaknya kepada Bakti Mulya 400 Depok. Early bird ini bukan sekadar promosi, tetapi bentuk kemitraan awal antara sekolah dan orang tua untuk bersama-sama membangun generasi unggul,” ujar Eva Yulia Rakhma, perwakilan dari Kehumasan dan Marketing Bakti Mulya 400 Depok.

Sekolah Berkarakter Islam, Nasional, dan Internasional

Sebagai sekolah yang telah lama dikenal karena kualitas dan karakternya, Bakti Mulya 400 Depok memadukan tiga pilar kurikulum yang saling melengkapi: Islamic, National, dan International (Cambridge).

Integrasi ketiga pilar tersebut bertujuan membentuk siswa yang unggul secara akademik, kuat dalam karakter spiritual, serta berwawasan global. Dengan demikian, lulusan Bakti Mulya 400 Depok tidak hanya siap menghadapi tantangan zaman, tetapi juga memiliki akar nilai yang kokoh sebagai pribadi yang berakhlak dan berdaya saing internasional.

Dalam penerapan kurikulumnya, Bakti Mulya 400 Depok menggunakan Cambridge Assessment International Education Framework, yang telah terbukti mendukung keterampilan abad ke-21 seperti critical thinking, communication, collaboration, dan creativity (4C). Nilai-nilai Islam ditanamkan melalui pembiasaan ibadah harian, pembelajaran Al-Qur’an, dan kegiatan karakter Islami yang menyatu dalam setiap aspek kehidupan sekolah.

Fasilitas Modern dan Lingkungan Pembelajaran Inspiratif

Bakti Mulya 400 Depok dirancang dengan fasilitas modern yang mendukung kegiatan belajar yang menyenangkan dan produktif.

Gedung sekolah yang baru dibangun dilengkapi dengan laboratorium sains dan komputer yang lengkap, perpustakaan, serta ruang kelas interaktif berbasis teknologi pembelajaran mutakhir. Tidak hanya itu, tersedia pula fasilitas olahraga dan kegiatan ekstrakurikuler untuk menumbuhkan potensi akademik maupun non-akademik siswa.

“Kami berkomitmen menyediakan lingkungan belajar yang tidak hanya mendorong kecerdasan intelektual, tetapi juga menumbuhkan karakter dan rasa percaya diri siswa. Kami ingin setiap anak merasa bahagia datang ke sekolah, termotivasi untuk belajar, dan tumbuh menjadi individu yang siap berkontribusi bagi masyarakat,” tambah Eva Yulia Rakhma.

Selain pembelajaran akademik, sekolah ini menekankan pentingnya pengembangan karakter dan soft skills. Melalui kegiatan kolaboratif, project-based learning, dan keterlibatan dalam kegiatan sosial, siswa dilatih untuk menjadi pemimpin muda yang memiliki empati dan tanggung jawab sosial.

Informasi Pendaftaran dan Kontak Proses pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman resmi: https://admission.baktimulya400depok.sch.id

Calon orang tua dan siswa dapat pula mengunjungi langsung Marketing Office Bakti Mulya 400 Depok di: Jl. K.H.M. Usman, Kukusan, Beji, Kota Depok, Jawa Barat Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi 0821-8925-7766 atau 0811-1779-6199.

bmdepok400

Eks Kapolri Jenderal Badrodin Haiti Resmikan Sekolah Keren di Depok: Bakti Mulya 400 Gaspol

Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Badrodin Haiti meresmikan proyek pembangunan Sekolah Bakti Mulya (BM) 400 di kawasan Beji, Kota Depok, Senin (20/10/2025). 

Sekolah ini hadir dengan konsep pendidikan yang mengusung tiga pilar utama, yakni nasionalis, agamis, dan internasional. 

Badrodin menjelaskan, kehadiran BM 400 Depok diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat yang menginginkan pendidikan seimbang antara akademik umum, keagamaan, dan wawasan global.

“Biasanya ada sekolah yang unggul di satu sisi saja, misalnya pengetahuan umum bagus tapi pendidikan agamanya kurang. Di sini tidak seperti itu. Semuanya kita seimbangkan agar menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat,” ujar Badrodin.

Menurutnya, konsep tersebut menjadikan Sekolah BM 400 berbeda dengan lembaga pendidikan lain. “Jadi agamanya dapat, pengetahuan umum dapat, dan internasionalnya juga dapat,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, eks Kapolri di era Presiden Joko Widodo tahun 2015 tersebut juga menanggapi program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) yang dijalankan Pemerintah Kota Depok.

“Program itu merupakan terobosan baru. Karena kalau hanya membangun sekolah negeri, sekolah swasta bisa kalah bersaing. Jadi kebijakan Pak Wali Kota Depok itu saya pikir sangat bagus,” tuturnya.

Ketua Pelaksana Harian Sekolah Bakti Mulya 400, Sutrisno Muslimin mengatakan kurikulum yang disusun telah disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

“Di Depok masih sedikit sekolah berstandar internasional. Karena itu, kami hadir untuk mengakomodasi kebutuhan para orang tua yang ingin anaknya sekolah berkualitas tanpa harus jauh ke luar kota,” ungkapnya.

Sutrisno juga mendukung pandangan Badrodin Haiti bahwa kualitas menjadi faktor utama bagi para orang tua dalam memilih sekolah. 

“Orang tua pasti mencari sekolah terbaik, di mana pun lokasinya akan mereka kejar,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Depok, Supian Suri menyampaikan apresiasinya kepada Jenderal (Purn) Badrodin Haiti beserta keluarga atas berdirinya Sekolah BM 400.

“Ini menjadi wadah bagi masyarakat Kota Depok untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Sekali lagi, saya sampaikan ini sangat sejalan karena Depok ditunjuk sebagai salah satu kota pendidikan di Indonesia,” ujar Supian.

Ia menambahkan, kehadiran Sekolah Bakti Mulya 400 akan menjadi bagian penting dalam upaya menyiapkan generasi emas bangsa. 

Source :

https://depok.inews.id/read/645800/eks-kapolri-jenderal-badrodin-haiti-resmikan-sekolah-keren-di-depok-bakti-mulya-400-gaspol/all

https://depok.tribunnews.com/margonda-update/47086/sekolah-berstandar-internasional-siap-dibangun-di-beji-depok-sosok-pemilik-eks-kapolri

https://www.liputan6.com/regional/read/6190281/eks-kapolri-dirikan-sekolah-bm-400-di-depok

bmdepok

Sekolah Bakti Mulya 400 Hadir di Depok, Wujudkan Pendidikan Seimbang dan Modern

Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam meningkatkan kualitas pendidikan mendapat dukungan nyata dari berbagai pihak, termasuk kalangan nasional.

Eks Kapolri 2015–2016, Jenderal Polisi (Purn) Badrodin Haiti, melalui Yayasan Amanah Cerdas Bangsa Depok akan membangun Sekolah Bakti Mulya 400 Depok di kawasan Beji.

Ketua Pembina Yayasan Amanah Cerdas Bangsa Depok, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, mengatakan sekolah ini akan dibangun dengan konsep tiga pilar utama yaitu nasionalis, agamis, dan internasional.

“Jadi biasanya kalau sekolah itu kadang-kadang ada salah satu yang tertinggal, kalau pengetahuan umumnya itu lebih maju, nanti pengetahuan agamanya kurang,” kata Badrodin usai pelaksanaan ground breaking sekolah Bakti Mulya 400 Depok, Senin (20/10/2025).

Badrodin menegaskan, Sekolah Bakti Mulya 400 Depok akan tetap mengedepankan keseimbangan antara pendidikan umum dan nilai-nilai keagamaan.

Ia menyebut, sekolah ini diharapkan menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat Depok yang ingin pendidikan lengkap dan modern.

“Ini nanti kita samakan sehingga menjadi satu pilihan alternatif. Agamanya juga dapat, pengetahuan juga dapat, internasional juga dapat,” beber Badrodin.

Selain pembangunan sekolah, Badrodin turut memuji langkah Pemerintah Kota Depok dalam mengembangkan pendidikan melalui program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG).

“Ya itu merupakan satu terobosan baru karena kalau dibangun sekolah negeri, sekolah swastanya kalah. Sehingga Pak Wali punya kebijakan itu saya pikir cukup bagus,” papar Badrodin.

Menurut Badrodin, keberadaan program RSSG menjadi bentuk sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan swasta untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.

Badrodin menjelaskan, lokasi pembangunan Sekolah Bakti Mulya 400 memanfaatkan infrastruktur bangunan sekolah lama agar pemanfaatannya lebih maksimal.

“Jodohnya kan ini bekas sekolah ya. Kalau kita manfaatkan yang lain, saya pikir pemanfaatannya kurang maksimal. Karena itu infrastrukturnya sudah terbangun sekolah, jadi kami untuk semaksimal mungkin bagaimana ini bisa dihidupkan kembali sekolah, dimanfaatkan,” ungkap Badrodin.

Sementara, Wali Kota Depok, Supian Suri, menyambut positif pembangunan Sekolah Bakti Mulya 400 Depok.

Supian menilai, kehadiran sekolah tersebut akan menjadi wadah pendidikan berkualitas bagi masyarakat.

“Keberadaan Yayasan Cendekia Amanah Cerdas Bangsa telah melahirkan untuk SD, SMP dan SMA Bakti Mulya 400 Depok. Sekolah tersebut dapat menjadi wadah untuk masyarakat Kota Depok mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” ucap Supian.

Supian juga menegaskan, program ini sejalan dengan visi Pemkot Depok yang kini tengah mengukuhkan diri sebagai Kota Pendidikan.

“Ini sekali lagi saya sampaikan sangat sejalan, kami dapat informasi Depok ditunjuk sebagai salah satu kota pendidikan di Indonesia,” jelas Supian.

Supian menambahkan, keberadaan sekolah ini diharapkan mampu menjadi salah satu fasilitas penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang unggul.

“Keberadaan sekolah ini menjadi fasilitas menyiapkan anak bangsa,” tutup Supian.

Source :

https://realita.co/baca-43536-sekolah-bakti-mulya-400-hadir-di-depok-wujudkan-pendidikan-seimbang-dan-modern

https://swarapendidikan.co.id/sekolah-bakti-mulya-400-mulai-dibangun-di-kukusan-beji/

https://jurnaldepok.id/2025/10/depok-ditetapkan-jadi-kota-pendidikan-sekolah-bm-400-mulai-dibangun/

bm400depokgroundbreaking

Ground Breaking Sekolah Bakti Mulya 400, Wali Kota Depok: Wadah Pendidikan Berkualitas

Wali Kota Depok, Supian Suri menghadiri sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan Ground Breaking Sekolah Bakti Mulya 400 Depok di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Senin (20/10/25).

Dalam kesempatan tersebut, Bang Supian, sapaan akrab Wali Kota Depok, mengatakan, hadirnya sekolah ini menjadi wadah bagi masyarakat Kota Depok untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas rencana pelaksanaan pembangunan Sekolah Bakti Mulya 400 Depok yang digagas oleh Yayasan Amanah Cerdas Bangsa. Hadirnya sekolah ini memberikan wadah pendidikan berkualitas bagi anak-anak, khususnya di Kota Depok,” ujarnya di sela kegiatan.

Wali Kota Depok, Supian Suri (kedua dari kanan) menghadiri sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan Ground Breaking Sekolah Bakti Mulya 400 Depok di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Senin (20/10/25). (Foto: Humas dan Prokopim Depok)

Bang Supian menyebut, pembangunan sekolah yang rencananya akan menghadirkan jenjang SD, SMP, dan SMA ini sangat sejalan dengan status Kota Depok yang baru-baru ini ditetapkan sebagai salah satu Kota Pendidikan di Indonesia oleh Pemerintah Pusat.

“Hadirnya Sekolah Bakti Mulya 400 ini menjadi salah satu fasilitas yang dapat menyiapkan anak-anak berprestasi untuk bangsa kita,” terangnya.

Dirinya juga berharap ke depan Yayasan Amanah Cerdas Bangsa dapat menghadirkan jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK). Menurutnya, jenjang PAUD penting karena pada tahap inilah peserta didik memperoleh Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) sebagai salah satu syarat masuk SD.

“Kami berharap yayasan dapat menyiapkan PAUD dan TK, karena NISN didapat di jenjang tersebut agar anak-anak bisa lanjut ke SD. Namun, yang terpenting bagi kami, keberadaan sekolah ini merupakan keberkahan bagi Kota Depok. Mudah-mudahan terus berkembang dan melahirkan siswa-siswa berkualitas,” tandasnya.

Source :

https://berita.depok.go.id/ground-breaking-sekolah-bakti-mulya-400-wali-kota-depok-wadah-pendidikan-berkualitas

https://tribratanews.metro.polri.go.id/ground-breaking-sekolah-bakti-mulya-400-depok-wujud-komitmen-peningkatan-mutu-pendidikan/

https://siap.viva.co.id/news/20121-hadiri-ground-breaking-sekolah-bakti-mulya-400-depok-bang-supian-alhamdulillah

Soft Launching Bakti Mulya 400 Depok-4

Soft Launching Bakti Mulya 400 Depok

Depok— Sebuah babak baru dalam dunia pendidikan nasional resmi dimulai hari ini. Di bawah langit cerah Depok, Sekolah Bakti Mulya 400 (BM400) International Depok menggelar soft launching sekaligus membuka penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran 2026/2027 (Jumat, 10/10/2025)

Acara ini bukan merupakan perwujudan kolaborasi strategis antara Yayasan Bakti Mulya 400 dan Yayasan Amanah Cerdas Bangsa — dua lembaga pendidikan yang bersinergi menghadirkan sekolah unggulan berlandaskan nilai-nilai Islam, nasionalisme, dan kompetensi global.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Harian Yayasan Bakti Mulya 400, Dr. Sutrisno Muslimin, M.Si, menyebut hari ini sebagai momentum bersejarah yang akan membuka jalan bagi lahirnya generasi unggul Indonesia.

Ia menjelaskan, arah pengembangan BM400 Depok dibangun di atas lima pilar utama: Pertama, menanamkan nilai Islam yang universal, tidak sektarian, dan tidak berafiliasi pada aliran atau partai tertentu. Kedua, Menumbuhkan nasionalisme, membentuk warga negara yang disiplin, bertanggung jawab, dan cinta tanah air. Ketiga, menghadirkan guru-guru kompeten yang menjadi panutan bagi siswa. Keempat, menyediakan sarana dan prasarana modern yang mendukung pembelajaran dan kreativitas. Kelima, memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar, menjadikan sekolah sebagai pusat inspirasi masyarakat.

Pendidikan yang Menghidupkan Semua Potensi

Sorotan berikutnya datang dari Jenderal Polisi (Purn.) Badrodin Haiti, Ketua Pembina Yayasan Amanah Cerdas Bangsa. Dalam sambutannya, mantan Kapolri itu menyampaikan pandangan visioner tentang hakikat pendidikan sebagai motor pembangunan bangsa.

“Melalui yayasan ini, kita bisa berperan dalam pembangunan bangsa dan membantu memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi negeri ini,” katanya. “Pendidikan sejati adalah yang mampu mengembangkan semua potensi manusia secara utuh — spiritual, emosional, dan intelektual.”

Badrodin menjabarkan, BM400 Depok akan mengembangkan pendidikan berbasis nilai Islam yang inklusif dan berorientasi pada masa depan. Aspek spiritual, menumbuhkan iman dan takwa yang menyinari perilaku. Aspek emosional, membentuk pribadi yang bijak, stabil, dan bertanggung jawab. Aspek intelektual, menumbuhkan kecerdasan kritis dan kemandirian berpikir. Aspek nasionalisme global, memadukan semangat kebangsaan dengan kemampuan bersaing di tingkat dunia.

Warisan Kebaikan untuk Generasi Mendatang

Acara juga diwarnai dengan amanat Ketua Pengurus Yayasan Bakti Mulya 400 yang dibacakan oleh Prof. Dr. Asep Syarifudin, SH, MH — Guru Besar UIN Jakarta sekaligus anggota pengurus yayasan.

Dalam pesannya, Prof. Asep mengajak seluruh pengurus, pendidik, dan masyarakat untuk menjadikan pendirian BM400 Depok sebagai ladang amal bersama.

“Dengan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala, saya yakin dan percaya, sekolah ini akan berkembang dengan gemilang. Mari kita jaga kebersamaan ini, kita kuatkan ikhtiar, dan kita panjatkan doa agar apa yang kita bangun hari ini menjadi warisan kebaikan untuk generasi mendatang,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya kerja kolektif dalam mencapai target pendidikan, termasuk capaian jumlah siswa yang optimal. “Semakin banyak anak yang belajar di sini, semakin luas pula manfaat dan keberkahan yang bisa kita sebarkan,” ujar Prof. Asep menutup sambutannya dengan penuh harapan.

Menatap Masa Depan

Dengan dibukanya pendaftaran peserta didik baru mulai 10 Oktober hingga 20 November 2025, Sekolah Bakti Mulya 400 Depok menawarkan tiga jenjang pendidikan: Primary (SD), Lower Secondary (SMP), dan Upper Secondary (SMA). Setiap jenjang dirancang dengan pendekatan internasional yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan Indonesia.

Baca juga : HUT ke 42 Yayasan Bakti Mulya 400: Memperkokoh Bangsa, Menjangkau Dunia

Ciri khas sekolah ini terangkum dalam tiga nilai utama: Nationalist, Islamic, International— sebuah formula pendidikan yang memadukan moralitas, kedisiplinan, dan kompetensi abad ke-21.

Fasilitas modern, guru profesional, serta lingkungan belajar yang kolaboratif menjadi keunggulan BM400 Depok untuk mendidik dengan hati, membentuk akhlak, dan menyiapkan generasi berdaya saing tinggi.

HUT42BM400-1

HUT ke 42 Yayasan Bakti Mulya 400: Memperkokoh Bangsa, Menjangkau Dunia

Jakarta – Denting doa, langkah kaki, hingga gelak tawa anak-anak mewarnai ulang tahun yang ke-42 Yayasan Bakti Mulya 400 dengan serangkaian kegiatan yang memadukan spiritualitas, kebersamaan, kreativitas, dan kepedulian sosial.

Sejak berdiri pada 1983 oleh para eks Tentara Pelajar Batalyon 400 Brigade XVII TNI, BM 400 menempatkan pendidikan sebagai ladang perjuangan. Bukan sekadar ruang untuk mencetak insan cerdas, tetapi juga wadah membentuk manusia berakhlak, cinta tanah air, dan terbuka terhadap dunia. Tema tahun ini—“Memperkokoh Bangsa, Menjangkau Dunia”—merangkum perjalanan itu dalam dua kata kunci: akar dan sayap.

Perayaan dimulai pada 30 September 2025 di Auditorium Ki Hadjar Dewantara. Suasana khidmat memenuhi ruangan saat ratusan guru dan orang tua larut dalam lantunan dzikir berlanjut dengan motivasi bersama. Ir. Jamil Azzaini, MM. Ia mengingatkan bahwa pendidikan tak boleh tercerabut dari spiritualitas. Ia mengajak seluruh civitas BM 400 untuk “scale up”, naik kelas dalam mengelola potensi diri dan kontribusi sosial dengan jalan spiritualitas.

Fun Walk: Langkah Bersama Menuju Tujuan

Selanjutnya pada Sabtu pagi, 4 Oktober 2025, ratusan peserta tumpah ruah di halaman SMP Bakti Mulya 400. Mereka bersiap menempuh rute jalan sehat sepanjang tenam kilometer, melewati Jalan Gedung Pinang hingga Wisma BCA sebelum kembali ke titik awal.

Ketua Pelaksana Harian Yayasan, Sutrisno Muslimin, menekankan makna di balik kegiatan ini. “Fun Walk bukan hanya olahraga. Ia pengingat bahwa tubuh yang bugar adalah modal utama untuk belajar dan berkarya. Sekolah adalah tempat terbaik untuk menanamkan kebiasaan sehat sejak dini. Dengan tubuh yang sehat, pikiran kita akan jernih, semangat belajar akan tumbuh, dan cita-cita bisa kita capai dengan lebih baik. Mari kita biasakan gerak, olahraga, dan pola hidup sehat sebagai bagian dari budaya sekolah kita.”

Sementara Wakil Ketua Pengurus Yayasan, Baskara Sukarya, mengajak agar “Usia 42 tahun ini jangan hanya kita jadikan ajang nostalgia, melainkan momentum untuk scale up—untuk naik kelas. Kita harus berani menatap masa depan dengan gagasan yang lebih besar”

Hadir dalam kesempatan itu, Jenderal Polisi (Purn.) Badrudin Haiti menyampaikan apresiasi. “Izinkan saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-42 kepada Yayasan Bakti Mulya 400. Perjalanan panjang ini adalah bukti dedikasi luar biasa dalam membangun pendidikan bangsa. Saya berharap BM 400 senantiasa menjadi lembaga unggul—yang menanamkan nilai religius, menumbuhkan nasionalisme, sekaligus membekali anak-anak dengan wawasan global. Dengan perpaduan itu, BM 400 akan terus melahirkan generasi pemimpin yang berkarakter dan berdaya saing dunia.”

Kreativitas dan Charity

Masih di hari yang sama, area parkir SMA BM 400 berubah menjadi ruang festival. Bazar kuliner, hingga produk komunitas memenuhi stan. Sejak pagi, pengunjung berjubel, mencicipi jajanan tradisional hingga minuman kekinian.

Sementara itu panggung seni dibuka. Siswa BM 400  dengan menari tarian daerah dan membawakan musik modern. Semuanya menegaskan bahwa kreativitas adalah bahasa universal yang bisa menyatukan generasi.

Semarak ulang tahun ke-42 juga diwarnai kegiatan amal, sekolah menggalang donasi buku dan pakaian layak pakai sejak 22 September. Puncaknya, Sabtu siang, donasi itu disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Tak berhenti di situ, layanan Free Medical Check-Up juga dibuka. Puluhan peserta fun walk memanfaatkan kesempatan ini.

Alumni: Menyambung Estafet

Perayaan juga menjadi momentum konsolidasi alumni.  Pada momentum tersebut dikukuhkan ketua Ketua Ikatan Alumni Bakti Mulya 400 Pandu Winata. Pemilihan dilakukan secara demokratis, mencerminkan nilai partisipasi yang memang ditanamkan sejak di bangku sekolah.

Kepada Ikatan Alumni BM 400, Baskara memberi pesan khusus. “Wajah sekolah ada pada Anda semua. Prestasi, karya, dan kontribusi Anda di tengah masyarakat adalah cermin nama baik sekolah. Jadilah wajah yang membanggakan, inspiratif, dan membawa manfaat luas bagi bangsa.”

Memperkokoh Bangsa, Menjangkau Dunia.

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua Pengurus Yayasan, Ir. Anna Rosita Subagdja menegaskan kembali tema besar tahun ini: Memperkokoh Bangsa, Menjangkau Dunia.

Baca juga : HUT ke-42 BM 400: Jamil Azzaini Ajak Scale Up dengan “AJAIB

“Setiap langkah dalam pendidikan adalah upaya memperkuat bangsa. Melalui ruang kelas, buku, dan keteladanan, kita membangun pondasi Indonesia yang lebih kuat: generasi berkarakter, berintegritas, dan cinta tanah air. Pada saat yang sama, kita juga menyiapkan mereka untuk percaya diri di panggung global,” ujarnya.

BM 400 memang memadukan nilai kebangsaan dengan kurikulum internasional. Cambridge International dan International Baccalaureate Primary Years Programme menjadi instrumen, sementara nilai religius dan nasionalisme menjadi jiwa.

HUT ke-42 BM 400 Jamil Azzaini Ajak Scale Up

HUT ke-42 BM 400: Jamil Azzaini Ajak Scale Up dengan “AJAIB”

Jakarta — Suasana Auditorium Sekolah Bakti Mulya 400 pada peringatan hari jadi ke-42 tampak berbeda. Riuh tepuk tangan para guru, karyawan, dan undangan pecah ketika Jamil Azzaini—motivator yang dikenal sebagai inspiring speaker—naik ke panggung. Dengan gaya tutur yang renyah dan penuh energi, ia mengajak seluruh civitas BM 400 untuk “scale up”, naik kelas dalam mengelola potensi diri dan kontribusi sosial (Selasa, 30/9/2025).

“Ada lima level dalam memanfaatkan potensi diri manusia,” ujarnya membuka. Materi itu, ia sebut sebagai jalan menuju kualitas hidup yang lebih tinggi.

Lima Level Potensi Diri

Pertama, level obscurity. Pada tahap ini, seseorang hidup tanpa arah, tanpa tahu kelebihan dirinya. Jamil mengutip Buya Hamka: “Kalau hidup sekadar hidup, kera di hutan juga hidup. Kalau bekerja sekadar bekerja, kerbau juga bekerja.” Sebuah pengingat tajam bahwa hidup tak boleh sekadar rutinitas tanpa makna.

Kedua, level personality. Seseorang mulai mengenali kelebihan dan kekurangannya. Kesadaran ini adalah fondasi untuk bertumbuh.

Ketiga, level mentality. Potensi yang dimiliki dioptimalkan hingga menjelma menjadi keahlian. Pada titik ini, seseorang bukan sekadar tahu dirinya bisa, tapi benar-benar menjadi ahli dalam bidang tertentu.

Keempat, level morality. Fase ketika individu tak lagi sibuk dengan dirinya sendiri. Ia memikirkan kemajuan bersama, membangun rasa “kita”, dan menumbuhkan kepedulian sosial.

Kelima, puncak dari semua level: level spirituality. Pada tahap ini, apapun yang dilakukan semata-mata untuk Allah, tanpa haus pujian atau pengakuan manusia.

Rumus AJAIB

Namun, bagaimana cara naik kelas—terutama dari morality menuju spirituality? Jamil memperkenalkan sebuah formula yang ia sebut “AJAIB”, sebuah akronim yang sarat nilai hidup.

Pertama, Ampuni yang Menyakiti.
“Maaf bukan berarti membenarkan kesalahan,” kata Jamil, “tetapi membebaskan diri dari jeratan luka.” Menurutnya, ada lima penyebab penderitaan: menyesali masa lalu, mengkhawatirkan masa depan, tidak menerima kondisi saat ini, menggantungkan kebahagiaan pada omongan orang lain, dan enggan memaafkan kesalahan orang lain.

Kedua, Jadikan Syukur terhadap Segala Sesuatu.
Jamil menekankan bahwa hanya dua emosi yang seharusnya dipelihara: cinta dan syukur. Bahkan, ia menegaskan profesi guru pun harus dijalani dengan cinta. Ia juga mengingatkan tiga C yang wajib dimiliki setiap insan: competence (kompetensi), reputation (nama baik), dan relation (hubungan harmonis).

Ketiga, Amalkan Kebaikan Selalu.
Tak ada kebaikan yang terlalu kecil. Setiap langkah sederhana—menolong, atau berbagi ilmu—membuka jalan bagi kebaikan yang lebih besar. “Jurnal semua kebaikanmu,” ucapnya, “agar jiwamu semakin kokoh.”

Keempat, Injeksikan Kebahagiaan.
“Amalan yang dicintai Allah adalah yang membangkitkan kebahagiaan,” jelasnya. Ia mengajak hadirin untuk menyebarkan senyum, membantu sesama, dan mengubah masalah menjadi solusi. Dari passion, setiap orang bisa melahirkan kontribusi yang bermakna.

Kelima, Berserah Total kepada Allah.
Di sinilah letak keajaiban. Ketika seseorang berserah, ia tak hanya mengandalkan energi insaniah, tetapi juga energi ilahiah. Jamil mencontohkan kisah Nabi Musa yang dengan izin Allah mampu membelah Laut Merah.

Pesan untuk BM 400

Ceramah motivasi Jamil Azzaini bukan sekadar retorika. Ia meresap ke dalam atmosfer HUT BM 400 yang tahun ini mengusung semangat pembaruan. Selama 42 tahun, sekolah ini berdiri sebagai lembaga pendidikan yang memadukan nilai nasionalisme, religiusitas, dan keterbukaan terhadap dunia.

Dalam konteks pendidikan, rumus “AJAIB” bisa menjadi pedoman guru dan siswa. Mengajarkan anak untuk memaafkan, bersyukur, berbuat baik, menebar kebahagiaan, dan berserah diri. Nilai-nilai itu sejalan dengan visi BM 400 yang tak hanya mendidik untuk pintar, tapi juga berkarakter dan beriman.

Baca juga : Siswa Kelas 5 BM 400 Cibubur Gabungkan Aksi Beramal dan Kreativitas

Peringatan HUT bukan hanya seremonial. Jamil menutup dengan ajakan reflektif: “Kalau kita ingin naik kelas, jangan berhenti di moralitas. Dorong diri kita untuk sampai ke spiritualitas. Di sanalah letak ketenangan hidup yang sesungguhnya.”

Dengan pesan itu, perayaan 42 tahun BM 400 menjadi bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan momentum untuk menatap masa depan. Sebuah perjalanan panjang yang kini ditopang oleh semangat scale up dengan rumus “AJAIB”—ampuni, syukur, amalkan, injeksikan, dan berserah.